Site icon businessadviceserviceblog.com

IHSG Menguat ke 8.235 di Hari Pertama Pasca Libur Imlek 2026

[original_title]

businessadviceserviceblog.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini menunjukkan kemajuan yang signifikan, dibuka dengan kenaikan sebesar 23,54 poin atau 0,29 persen menjadi 8.235,81. Kenaikan ini terjadi usai libur panjang perayaan Imlek 2026, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Selain itu, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga naik, yakni sebesar 1,87 poin atau 0,23 persen, mencapai posisi 831,54. Meski demikian, angka ini masih mencerminkan ketidakpastian di pasar, terutama terkait status Indonesia dalam indeks global MSCI.

Rully Arya Wisnubroto, Kepala Riset dan Ekonom Utama PT Mirae Asset Sekuritas, menjelaskan bahwa meskipun IHSG menunjukkan tanda penguatan, ini belum cukup untuk memulihkan kepercayaan investor secara keseluruhan. Aksi jual bersih (net outflow) dari investor asing, khususnya pada saham-saham blue chip seperti BBCA, masih berlangsung deras.

Rully menambahkan bahwa saat ini, tanda-tanda penguatan yang berkelanjutan belum terlihat. Pasar masih dipengaruhi oleh kebijakan yang diambil oleh regulator dan bursa untuk memperbaiki persepsi dan tingkat investabilitas. Sebelum MSCI mengeluarkan keputusan final mengenai status pasar saham Indonesia, risiko volatilitas IHSG tetap tinggi, termasuk potensi tekanan jual dari investor asing.

Ke arah mana pasar akan bergerak di masa depan diperkirakan sangat bergantung pada tiga faktor utama: keputusan akhir MSCI, arus modal asing, dan kebijakan suku bunga yang ditetapkan The Fed. Walaupun dalam negeri masih menunjukkan fundamental yang solid, termasuk inflasi yang rendah, hal ini memberikan harapan untuk perkembangan saham-saham domestik ke depannya.

Exit mobile version