businessadviceserviceblog.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan sebesar 0,85 persen, mencapai level 8.025 pada Rabu, 17 September 2025. Kenaikan ini terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet jilid II melalui penerbitan beberapa Keputusan Presiden (Keppres).
Meskipun IHSG sempat mengalami tekanan akibat aksi jual, rentang level hari ini berkisar antara 7.940,51 hingga 8.025,18. Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 380 saham mengalami penguatan, sementara 335 saham mengalami penurunan, dan 241 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp18,10 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 39,42 miliar lembar saham.
Indeks unggulan LQ45 mencatat kenaikan sebesar 1,03 persen, berakhir di angka 807,07. Selain itu, indeks IDX30 dan JII juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1,05 persen dan 1,06 persen. Sektor-sektor yang menjadi penopang penguatan indeks hari ini terutama berasal dari teknologi dan industri, yang masing-masing tumbuh sekitar 2 persen. Sektor kesehatan dan konsumer nonsiklikal juga memberikan kontribusi positif dengan pertumbuhan di atas 1 persen.
Penguatan IHSG ini mencerminkan reaksi pasar terhadap perubahan kebijakan pemerintah, yang diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Melihat tren ini, pelaku pasar diharapkan tetap memantau perkembangan selanjutnya untuk mengambil langkah strategis dalam investasi.