businessadviceserviceblog.com – Uji coba taksi laut yang dicanangkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Bali diharapkan dapat dilaksanakan pada tahun 2026. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bali, I Kadek Mudarta, menyatakan bahwa saat ini proyek ini masih dalam tahap penyelesaian kajian, termasuk desain kapal dan pelabuhan.
Kadek Mudarta menegaskan bahwa kehadiran taksi laut ini bertujuan untuk memberikan alternatif transportasi yang efisien di tengah padatnya lalu lintas jalur darat, terutama di area pintu masuk Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju destinasi wisata. Rute awal yang akan dijalankan adalah dari Pantai Sekeh, yang berlokasi dekat bandara, menuju Pantai Berawa di Canggu.
Proyek ini ditujukan untuk mengurangi beban lalu lintas darat serta mempersingkat waktu perjalanan yang saat ini dapat mencapai 1,5 hingga 2 jam, menjadi hanya 30 menit. Kadek Mudarta juga menambahkan bahwa kajian tersebut akan melibatkan berbagai lembaga terkait, termasuk Dishub Bali dan PT ASDP yang ditunjuk sebagai operator taksi laut.
Waktu pelaksanaan konstruksi direncanakan berlangsung sampai pertengahan 2027. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dalam rapat kerja dengan DPR RI, menekankan bahwa taksi laut ini tidak hanya akan meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga menjadi sarana transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Menurut informasi terakhir, Canggu, terutama Pantai Berawa, menjadi kawasan yang sering dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara, sehingga menjadi lokasi yang strategis untuk pengoperasian taksi laut. Dengan demikian, harapan akan hadirnya taksi laut di Bali menjadi langkah penting dalam pengembangan sistem transportasi di kawasan tersebut.