businessadviceserviceblog.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meluncurkan program “Mini MBA in Property” yang bertujuan mencetak pengembang baru. Sejak dimulai pada tahun 2016, program ini telah berhasil melahirkan 863 pengembang baru dan diharapkan akan terus memberikan dampak positif bagi sektor perumahan di Indonesia hingga tahun 2025.
Direktur Commercial Banking BTN, Hermita, menyatakan bahwa program tersebut tidak hanya memberikan ilmu kepada para peserta, tetapi juga akses ke kredit konstruksi serta dukungan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor perumahan. Alumni program ini juga mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam ekosistem perumahan BTN.
Dalam kegiatan Wisuda Mini MBA in Property tahun 2026, Hermita menjelaskan bahwa pada 2025, BTN mengharapkan untuk mencetak 71 pengembang baru. Sektor properti di Indonesia memiliki potensi besar, didukung oleh meningkatnya kebutuhan akan rumah terutama di daerah-daerah. Pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap pengembangan sektor ini melalui program pembiayaan dan subsidi.
Hermita menekankan bahwa investasi di sektor perumahan dapat menciptakan lapangan kerja layak. Setiap Rp1 triliun yang ditanamkan di sektor ini berpotensi menambah 8.000 tenaga kerja. BTN berkomitmen untuk memperkuat program ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam mengembangkan ekosistem perumahan yang terintegrasi.
Sementara itu, Prof. Donald Crestofel Lantu dari SBM ITB menyatakan bahwa program ini dirancang dengan pendekatan aplikatif dan praktis. Setiap peserta menjalani pelatihan selama 63 jam dengan fokus pada empat pilar utama dalam bisnis properti. Program ini ditargetkan akan melanjutkan Batch 25 pada bulan April 2026 di Jakarta.