businessadviceserviceblog.com – Kementerian Perhubungan memproyeksikan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama libur Lebaran 2026. Proyeksi ini berdasarkan survei yang dilakukan kepada masyarakat mengenai rencana bepergian saat musim liburan. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa angka tersebut turun dibandingkan dengan realisasi perjalanan pada Lebaran 2024 yang mencapai 154 juta orang, mengalami penurunan sekitar 1,7 persen.
Menteri Dudy menegaskan bahwa meskipun terdapat sedikit penurunan, kewaspadaan tetap menjadi prioritas dalam persiapan. “Kami melihat adanya peningkatan signifikan pada tahun lalu, sehingga kami akan tetap waspada,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Kamis, 13 Februari 2026.
Dalam menghadapi pergerakan masyarakat tersebut, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan berbagai sarana transportasi. Tercatat sebanyak 31.345 unit bus, 829 kapal, 2.683 unit kereta api, 392 pesawat, dan 255 kapal penyeberangan akan siap melayani. Saat ini, jumlah moda transportasi yang telah melalui pemeriksaan atau ramp check mencapai 19.376 unit untuk angkutan darat, 485 unit untuk angkutan laut, 19 unit untuk penyeberangan, 392 unit untuk angkutan udara, dan 2.177 unit untuk kereta api.
Selain penyediaan sarana, Dudy juga menyebutkan adanya program stimulus diskon tiket transportasi, Angkutan Mudik Gratis Lebaran, serta pengaturan kendaraan angkutan barang. Sementara itu, Menko Pratikno menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga untuk memastikan pelayanan yang baik selama periode mudik, dan mengapresiasi hasil kerja sama yang telah dilakukan untuk menciptakan arus mudik yang aman dan nyaman.