businessadviceserviceblog.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengingatkan nasabah untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan, terutama phishing melalui situs web palsu yang mengatasnamakan BCA. Peringatan ini muncul setelah laporan dari nasabah bisnis mengenai kehilangan dana yang signifikan akibat transaksi yang tidak sah.
Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan nasabah yang terkena dampak dan melakukan penyelidikan mendalam. Dari analisis yang dilakukan, diketahui bahwa kejadian tersebut merupakan praktik penipuan yang menggunakan website palsu untuk menipu nasabah. Hera menegaskan bahwa sistem BCA sendiri telah dikonfirmasi aman.
BCA mengimbau nasabah untuk selalu berhati-hati dan tidak memberikan data perbankan rahasia, seperti Appli Token Key BCA, PIN, OTP, dan password. Para nasabah disarankan untuk memverifikasi informasi hanya melalui saluran resmi BCA, termasuk aplikasi haloBCA, nomor resmi Halo BCA 1500888, WhatsApp Bank BCA, serta akun media sosial resmi BCA.
Sebelumnya, di media sosial beredar laporan mengenai beberapa nasabah bisnis yang kehilangan dana hingga miliaran rupiah akibat terjebak di dalam situs palsu. Salah satu kasus melibatkan seorang pengguna yang seharusnya mengakses KlikBCA Bisnis tetapi malah mengunjungi situs dengan alamat mirip yang diawali dengan “vpk”. Ketika menginput data, dana yang harusnya dikirim ke rekening tujuan justru mengalir ke rekening penipu.
Kasus lain juga dilaporkan oleh seorang nasabah yang mengalami kehilangan sekitar Rp500 juta setelah mengakses situs palsu tersebut melalui mesin pencari Google, yang mana uang tersebut merupakan gaji untuk karyawan. BCA terus meningkatkan kesadaran akan penipuan digital dan mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi para nasabah.