businessadviceserviceblog.com – Dalam situasi dunia yang penuh ketidakpastian, ekonomi Indonesia justru menunjukkan kinerja yang berbeda. Meskipun banyak negara menghadapi perlambatan pertumbuhan dan masalah geopolitik, Indonesia diprediksi tetap mampu mempertahankan laju ekonominya yang stabil. Hal ini disampaikan dalam laporan Economic Outlook 2026 oleh Great Institute.
Dalam pemaparan tersebut, ekonomi Indonesia dianggap sebagai fenomena positif di tengah tantangan global yang ada. Para peneliti memperkirakan bahwa meski kondisi dunia masih dibayangi ketidakpastian dan krisis, Indonesia akan tetap tumbuh sekitar 5 persen. Ketahanan ekonomi ini semakin penting mengingat berbagai tekanan global, seperti dinamika politik di Amerika Serikat, ketegangan antara China dan Taiwan, serta konflik di Ukraina dan Laut China Selatan yang berdampak pada stabilitas Asia.
Faktor-faktor ini, ditambah dengan fragmentasi perdagangan global dan risiko perubahan iklim, menghadirkan tantangan berat bagi pertumbuhan ekonomi. Namun, Indonesia masih mampu menjaga momentum pertumbuhannya. Kunci utama terletak pada kepemimpinan nasional yang efektif dalam menjaga arah, stabilitas, dan kesinambungan kebijakan.
Presiden Prabowo Subianto dianggap memiliki peran signifikan dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional. Dalam konteks yang tidak tentu ini, konsistensi kebijakan, keberanian dalam pengambilan keputusan, dan fokus pada penguatan ekonomi rakyat menjadi penting agar perekonomian tidak terpuruk. Dalam setahun terakhir, arah kebijakan yang stabil ini telah membantu ekonomi Indonesia tetap melangkah maju meskipun dalam lingkungan global yang menantang.